Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis39722 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5dvm2oujj.html
Artikel Terkait
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
BisnisPembalap VR46 berhasil memenangkan MotoGP Catalunya 2026 dan menjadi pembalap ketiga yang berhasil mengumpulkan ratusan poin musim ini. Mantan pembalap Gresini Racing ini menunjukkan performa impresif di Sirkuit Barcelona-Catalunya....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTrump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
BisnisDonald Trump membagikan unggahan hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan klaim penghancuran angkatan laut dan serangan dari luar angkasa, meskipun ia tidak menjelaskan ancaman tersebut secara rinci. Dalam unggahan itu, Trump juga membagikan gambar yang memperlihatkan drone AS menghancurkan kapal cepat, serta beberapa unggahan lain yang menggambarkan dirinya menggunakan Angkatan Luar Angkasa untuk meluncurkan serangan yang menghasilkan awan jamur di Bumi, tanpa secara spesifik menyebut Iran....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIndia Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
BisnisMenteri Luar Negeri India menyampaikan permintaan khusus terkait konflik di Timur Tengah, sementara gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Presiden AS kemudian memperpanjang gencatan senjata tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Artikel Terbaru
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
Tautan Sahabat
- TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
- Pedangdut Surabaya Tipu 84 Orang Arisan Bodong Rp1,8 M
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- Bus Hantam Warkop Banyumas, Sopir dan Pemilik Warung Tewas
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional