Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita1174 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5dkn4yaul.html
Artikel Terkait
Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
BeritaKode Redeem FF hari ini, Selasa (19/5/2026), memberikan hadiah gratis berupa item baru, Gold, dan Diamond bagi pemain yang cepat mengklaimnya. Setelah redeem, hadiah item akan muncul di In-game Mail, sementara Gold dan Diamond ditambahkan secara otomatis ke akun....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
BeritaPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
BeritaWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Artikel Terbaru
WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Kroasia Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Modric Kapten
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Tautan Sahabat
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati