Lokasi: Travel >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Travel8114 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5bl4rnbky.html
Artikel Terkait
Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
TravelPelatih asal Portugal, Jose Mourinho, kembali membuktikan kapasitasnya di tengah sepak bola modern yang mengedepankan pendekatan taktikal. Ia setidaknya sudah memberikan bukti nyata selama menangani Benfica dalam satu setengah musim terakhir....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
TravelPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
TravelAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Tautan Sahabat
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- KNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- J&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM