Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Kuliner92 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/556v48dbp.html
Artikel Terkait
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
KulinerIran menegaskan program nuklirnya sepenuhnya berada di bawah kendali sendiri. Pernyataan itu disampaikan Teheran dalam merespons perkembangan terbaru di kawasan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenag Prediksi Idul Adha 27 Mei 2026, Hilal Terlihat
KulinerKementerian Agama menyatakan seluruh wilayah Indonesia telah memenuhi kriteria perhitungan hilal untuk penentuan awal bulan. Cecep, pejabat dari lembaga terkait, menjelaskan tinggi hilal terendah berada di Merauke, Papua Selatan dengan nilai desimal 3,29 derajat, sementara tertinggi tercatat di Sabang mencapai 6,95 derajat....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaCak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
KulinerCak Imin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran mondok gratis tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. "Kepada masyarakat, jangan mudah percaya dengan istilah mondok gratis, dengan istilah tanpa biaya tanpa dilakukan pengecekan," ujarnya....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- AHY Ajak Perkuat Fondasi Persahabatan Indonesia-Singapura
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
- Megawati Main Semusim Penuh di Liga Voli Korea
- Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim
Artikel Terbaru
Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
7 Teks Amanat Harkitnas 2026 Inspiratif Penuh Makna
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
Tautan Sahabat
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid