Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan7 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/547pfr9r1.html
Artikel Terkait
Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
KesehatanKomnas HAM segera memanggil Menteri Agama untuk meminta penjelasan terkait kebijakan penutupan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyusul dugaan kekerasan seksual oleh pengasuh pondok terhadap santriwati. Anis, perwakilan Komnas HAM, menyatakan pemanggilan itu karena kebijakan pesantren berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag)....
Baca SelengkapnyaIran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
KesehatanKekhawatiran baru muncul bahwa konflik di kawasan tidak hanya mengancam jalur energi, tetapi juga dapat mengganggu sistem komunikasi dan ekonomi digital dunia. Isu ini mengemuka setelah laporan menyebutkan kabel serat optik bawah laut yang melintasi wilayah rawan menjadi sasaran potensial gangguan....
Baca Selengkapnya3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
KesehatanTim SAR gabungan resmi menutup operasi pencarian setelah tiga pendaki yang sempat dinyatakan hilang ditemukan tewas di Gunung Dukono. Tim SAR berhasil mengevakuasi 17 pendaki lain yang selamat dalam operasi yang berlangsung sejak akhir pekan lalu....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
Artikel Terbaru
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
Tautan Sahabat
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu