Lokasi: Pendidikan >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Pendidikan636 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5145lcfll.html
Artikel Terkait
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
PendidikanSeorang wanita asal Bogor, Jawa Barat bernama Ayu viral setelah mengunggah pengakuan mengejutkan di media sosial. Ayu membongkar hubungan tidak sahnya dengan seorang pejabat berinisial R....
Baca SelengkapnyaKapal Jurnalis Indonesia Dicegat Israel, Chiki Fawzi Ceritakan Detik-Detik
PendidikanDua wartawan Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, diculik oleh tentara penjajah Chiki Fawzi di Malaysia. Command Center Global Sumud Nusantara mengonfirmasi insiden penculikan ini melalui pemberitaan asing....
Baca SelengkapnyaArbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
PendidikanArbani Yasiz mengungkapkan kekesalannya saat syuting film horor terbaru yang merupakan remake dari film Korea Selatan 'Gonjiam Haunted Asylum'. Sambil bercanda, aktor yang memerankan karakter Juna itu merasa situasi syuting kurang adil dibanding pemain lain di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
- Reza Gladys Minta Rieke Dengar Dua Sisi Soal Komisi 13
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Luna Maya Bongkar Pembiayaan Rumah Tangga, Bantah Maxime Numpang Hidup
Artikel Terbaru
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Wardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
Anang Tunda Wisuda Demi Rayakan Kelulusan Bersama Ashanty
Raffi Ahmad Berangkat Haji, Amy Qanita Syukur
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
Tautan Sahabat
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar