Lokasi: Otomotif >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Otomotif53 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4mghcvcsk.html
Artikel Terkait
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
OtomotifMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBrimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
OtomotifPolri memperketat penjagaan di kawasan Perkantoran tempat penggerebekan ratusan WNA di akhir pekan lalu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Bareskrim Polri mencatat total 321 Warga Negara Asing (WNA) terjaring dalam sindikat terorganisir tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaLedakan Tabung Gas di Tambora Jakbar, Lansia Terluka
OtomotifLedakan yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas meluluhlantakkan sebuah rumah berukuran besar di Jalan Tambora II, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat sekitar pukul 05. 30 WIB....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
- Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
Artikel Terbaru
Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
Ramalan Weton Rabu Pahing 20 Mei 2026: Jodoh & Rezeki
SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
Tautan Sahabat
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula