Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kuliner3363 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4gvbixtta.html
Artikel Terkait
Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
KulinerLima menit awal babak pertama, kedua tim terlibat jual beli serangan yang menghasilkan tendangan sudut. Bola sundulan Joao Vitor masih melambung di atas mistar gawang, namun upaya itu tidak efektif karena dapat dibendung oleh lini pertahanan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
KulinerShindy mengungkapkan anggapan bahwa jawaban dari pernyataannya berbuntut panjang setelah viral video momen tersebut, di mana ia dianggap netizen sebagai pembawa acara yang tidak berempati dan tidak netral. Shindy pun meminta maaf kepada publik, mengaku bahwa ucapan semacam itu tidak patut disampaikannya selaku MC....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBGN Buka Hotline 127 untuk Aduan Penipuan Program MBG
KulinerBadan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan pelaksanaan program strategis nasional dengan mengajak masyarakat melaporkan dugaan praktik penipuan melalui hotline SAGI 127 untuk mencegah munculnya korban baru. "Laporan masyarakat sangat penting agar dugaan praktik penipuan ini dapat segera ditindaklanjuti dan tidak menimbulkan korban lebih banyak," kata Sony, perwakilan BGN....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Prakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim
Artikel Terbaru
Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung
Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
Pengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit