Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Bisnis992 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4gpue2jhs.html
Artikel Terkait
Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
BisnisSebastián Beccacece resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Ekuador pada 1 Agustus 2024 dengan kontrak hingga 31 Desember 2026. Pelatih asal Argentina kelahiran Rosario, 17 Desember 1980 ini saat ini berusia 45 tahun dan membangun reputasi sepenuhnya dari jalur kepelatihan sejak usia muda....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
BisnisPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
BisnisPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Artikel Terbaru
Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Tautan Sahabat
- Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
- Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Israel, Chiki Fawzi Ceritakan Detik-Detik
- BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
- Raffi Ahmad Biayai Pertemuan Ressa dan Aisha di Singapura
- Sarwendah Pertimbangkan Jalur Hukum Atas Tudingan Pesugihan
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
- Black Horses Gunakan Lirik Satir di Album Baru 'Jahanam'
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta