Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Bisnis99 Dilihat
RingkasanSPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai. Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4ftdc5xvc.html
Artikel Terkait
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Bisnisdr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
BisnisPhoneArena melaporkan dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026 bahwa salah satu frekuensi yang paling banyak dibahas untuk teknologi 6G adalah pita 7GHz. Frekuensi ini sebelumnya direkomendasikan dalam white paper yang dirilis kelompok 5G Americas pada Oktober 2024....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
BisnisKode redeem Free Fire adalah kombinasi huruf dan angka (biasanya 12 karakter) yang bisa ditukarkan pemain untuk mendapatkan hadiah gratis di dalam game. Pemain Free Fire dapat mengklaim banyak kode redeem FF hari ini sebagai booster bermain bersama teman....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
Artikel Terbaru
11 Terdakwa Pemerasan Kemnaker Dituntut 3-7 Tahun
Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV
Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
Tautan Sahabat
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Kota Baru Parahyangan Raih GREENSHIP Homes Platinum
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk