Lokasi: Kesehatan >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Kesehatan78 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4esoxce5m.html
Artikel Terkait
Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
KesehatanPelatih berkebangsaan Belgia berusia 49 tahun itu menggantikan Walid Regragui hanya tiga bulan sebelum Piala Dunia dimulai. Dua pemain muda andalannya, Othmane Maamma dan Yassir Zabiri, sukses meraih penghargaan setelah mencetak gol terbanyak....
Baca SelengkapnyaOrang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
KesehatanCalvin mengungkapkan bahwa dalam proses tumbuh besar, dirinya sering tidak mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan diri secara bebas. Ia menegaskan bahwa paksaan dalam berkarya justru membuat seni kehilangan fungsi emosionalnya....
Baca SelengkapnyaCalvin Dores Jual Mata Rp350 Juta, Sosok Peminat Disorot
KesehatanCalvin mengaku ingin menjual matanya karena tengah mengalami kesulitan ekonomi yang mendesak. Calvin rela melepas salah satu matanya demi memikirkan masa depan istri dan anaknya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
- Luna Maya Bongkar Pembiayaan Rumah Tangga, Bantah Maxime Numpang Hidup
- Ibunda Bela Ria Ricis soal Tudingan Pengaruh Buruk
- Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
- Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
BPJS Kesehatan Usul Mahasiswa Baru Wajib Punya Jaminan Aktif
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
Tautan Sahabat
- WN Filipina Ditahan Imigrasi Usai Palsukan e-KTP untuk Paspor
- Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Bogor, Jasad Dibuang di Yasmin
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
- Lapas Cilegon Sediakan Pojok Pelayanan Remisi dan PB
- Jenazah Tergeletak di Lampung, Surat Wasiat Minta Dimakamkan Layak
- Kronologi Pembunuhan Wanita Tergantung di Serang Banten
- Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
- 10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD