Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif422 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4efva1us5.html
Artikel Terkait
Pemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
OtomotifSeorang pengendara sepeda motor nekat masuk ke ruas Jalan Tol Batang-Semarang melalui Gerbang Tol (GT) Kandeman, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 12. 15 WIB....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaDewan Pertahanan Nasional Dikhawatirkan Tumpang Tindih Kewenangan
OtomotifDewan Pertahanan Nasional (DPN) dinilai memiliki kewenangan terlalu luas namun minim mekanisme pengawasan publik, sehingga berpotensi mencederai prinsip demokrasi dan supremasi sipil serta tumpang tindih kewenangan dengan institusi lain yang sudah eksis sebelumnya. Hal tersebut terungkap dalam diskusi publik yang diselenggarakan oleh Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) dengan tema 'Menggugat Kewenangan DPN' di Jakarta pada Kamis (13/2)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya21 Mei 2026, Sejarah dan Ucapan Hari Reformasi Nasional
OtomotifHari Reformasi Nasional diperingati setiap 21 Mei sebagai momentum bersejarah yang menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto selama 32 tahun. Tanggal ini dipilih berdasarkan peristiwa pengunduran diri Soeharto sebagai Presiden RI pada 21 Mei 1998, yang menjadi titik awal transisi menuju era reformasi di Indonesia....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
Artikel Terbaru
WN Filipina Ditahan Imigrasi Usai Palsukan e-KTP untuk Paspor
Kejagung Periksa Askolani soal Korupsi Ekspor Sawit
Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
Tautan Sahabat
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- Fitur Instants Instagram: Cara Pakai dan Fungsinya
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik