Lokasi: Berita >>
TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
Berita148 Dilihat
RingkasanTKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GLADI-BERSIH-TKA-1.jpg)
TKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, hasil TKA akan melalui proses pengolahan data dan verifikasi pada 18–23 Mei 2026, sebelum akhirnya diumumkan secara serentak pada 24 Mei 2026.
Tujuan utama dari TKA adalah untuk memperkuat sistem penilaian pendidikan yang lebih objektif dan terstandar secara nasional. Selama ini, penilaian di sekolah cenderung memiliki variasi antar daerah dan satuan pendidikan, sehingga diperlukan instrumen tambahan yang dapat memberikan gambaran lebih adil dan terukur. TKA hadir bukan untuk menggantikan penilaian sekolah, melainkan untuk melengkapinya sebagai bagian dari ekosistem evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif.
Siswa yang merasa siap dapat mengikutinya, sementara yang tidak mengikuti tidak akan mendapatkan sanksi atau hambatan dalam kelulusan. Namun, hasil TKA memiliki nilai strategis karena dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan, termasuk jalur prestasi, serta berbagai proses seleksi akademik lainnya. Karena itu, keputusan untuk mengikuti TKA tetap perlu dipertimbangkan dengan matang sebagai bagian dari investasi akademik jangka panjang. Dalam praktiknya, TKA dirancang sebagai asesmen berbasis komputer yang menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4daob8cpu.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
BeritaErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
BeritaDitjen Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kemendagri menegaskan pengembangan smart city di Indonesia harus disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, serta potensi masing-masing daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Adwil, Safrizal ZA, yang diwakili oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBoni Hargens Usul Masa Jabatan Anggota DPR 2 Periode
BeritaBoni Hargens menilai masa jabatan lebih dari 20 tahun di kursi legislatif Senayan memunculkan pertanyaan serius tentang kualitas representasi dalam sistem demokrasi. "Artinya lebih dari 20 tahun duduk di kursi legislatif Senayan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
- Rafale dengan Radar AESA dan Rudal Meteor Makin Mematikan
- LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
- Dede Sunandar Talak 3 Hertatum via Telepon Tanpa Bismillah
- Prabowo Intervensi Besar untuk Nelayan Sulit Solar dan Es Batu
Artikel Terbaru
Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Menko Polkam Pastikan Negara Bebaskan WNI Ditahan Militer Israel
Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Terima SGD 213 Ribu
Tautan Sahabat
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
- KPK Telusuri Aliran Uang Eks Pimpinan PN Depok
- Kebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
- Jakarta Targetkan 100 Persen Air Bersih pada 2029
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- BRI Consumer Expo 2026 Resmi Dibuka di JICC
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek