Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Teknologi721 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/46ttj359m.html
Artikel Terkait
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
TeknologiMacRumors melaporkan pada 8 Mei 2026 bahwa Meta berencana mengubah kebijakan enkripsi pada fitur Direct Message (DM) di platformnya. Perubahan ini membuat isi percakapan yang dikirim melalui DM berpotensi dapat diakses oleh pihak tertentu, termasuk untuk kepentingan pengembangan algoritma iklan dan pelatihan chatbot kecerdasan buatan....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Teknologidr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
TeknologiPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Artikel Terbaru
Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Tautan Sahabat
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
- Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Al Ahli Kunci 3 Besar, Toney Buru Sepatu Emas Liga Arab
- Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses