Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner1723 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4249nkda0.html
Artikel Terkait
Review The Mandalorian and Grogu: Aksi Epik Ramah Pemula
KulinerFilm baru yang menghadirkan petualangan Djin Djarin dan Grogu resmi tayang di bioskop Indonesia pada 20 Mei 2026. Tribunnews....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaInverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
KulinerFestival Inkverse 2026 diproyeksikan menarik 2. 500 hingga 5....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHarga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
KulinerHarga Dexlite saat ini mencapai Rp 26. 000 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp 27....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Artikel Terbaru
Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Tautan Sahabat
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- SAPA UMKM Resmi Diluncurkan, Fasilitasi Pembiayaan Pengusaha Kecil
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Grab Hentikan Program Langganan Akses Hemat Mitra GrabBike