Lokasi: Teknologi >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Teknologi492 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/413k3es63.html
Artikel Terkait
Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
TeknologiPersib Bandung berhasil membalikkan keadaan dan menang 1-2 setelah sempat tertinggal lebih dulu. Adam Alis tampil sebagai pahlawan kemenangan lewat dua gol yang dicetaknya pada menit ke-28 dan 37....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
TeknologiErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
TeknologiErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Artikel Terbaru
Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Tautan Sahabat
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
- BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun
- Wardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
- Sitha Marino Wujudkan Mimpi di Film Horor Kamu Harus Mati
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Insanul Fahmi Santai Hadapi Hukum Jika Laporan Tak Dicabut
- Polisi Buka Suara soal Ansy Jan De Vries Dibegal
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan