Lokasi: Gaya Hidup >>
KemenPANRB Buka Magang Siswa Mahasiswa, Batas 12 Juni 2026
Gaya Hidup354 Dilihat
RingkasanKemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/magang-kementerian-panrb.jpg)
KemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan. Pendaftaran telah dibuka sejak 18 Mei dan akan ditutup pada 12 Juni 2026.
Pelaksanaan magang dijadwalkan berlangsung dari Juli hingga Oktober 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Simak untuk mendapatkan informasi mengenai benefit atau manfaat Program Magang KemenPANRB Periode Semester II 2026. Peserta yang lolos akan ditempatkan di berbagai unit kerja sesuai dengan formasi yang dipilih.
Berikut daftar formasi, penempatan, tugas, dan persyaratan peserta yang perlu dipenuhi. Calon peserta diharapkan mempersiapkan dokumen dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelum batas akhir pendaftaran pada 12 Juni 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3tylf4ppq.html
Artikel Terkait
Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
Gaya HidupAktor kawakan Tio Pakusadewo dilarikan ke rumah sakit dan membutuhkan penanganan medis setelah mengalami gangguan pada kondisi fisiknya. Informasi kondisi Tio pertama kali diketahui melalui unggahan rekan sesama aktor, Agus Wibowo....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Gaya HidupKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaProtein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Gaya HidupDosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dr. Yulia Afrina Nasution, M....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Disney+ dan Hulu Dapat Tiga Fitur Baru Resmi
- ACSI Rilis Merek Teknologi Paling Favorit 2026