Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Pendidikan34 Dilihat
RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unpad-xxx.jpg)
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3pyh900io.html
Artikel Terkait
6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
PendidikanPada 16 Mei 1966, pemimpin Partai Komunis China, Mao Zedong, memulai kampanye besar-besaran untuk membersihkan negara dari pengaruh kapitalisme dan cara berpikir borjuis, sekaligus menyingkirkan para rival politiknya. Selama kampanye tersebut, para pendukung Mao menghancurkan warisan budaya serta memimpin interogasi, penghinaan, dan pemukulan terhadap guru, kaum intelektual, dan pihak-pihak yang dianggap musuh negara....
Baca SelengkapnyaAldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Klaim Anak
PendidikanAldi mengaku telah menghubungi Bunda Dewi melalui komentar dan pesan langsung (DM) untuk meminta maaf atas pelanggaran privasi yang menyangkut anak. Pernyataan tersebut diungkapkan Aldi dalam kanal YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (16/5/2026)....
Baca SelengkapnyaDede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
PendidikanKaren mengungkapkan bahwa Dede Sunandar menjatuhkan talak melalui sambungan telepon pada hari Minggu lalu. Pengakuan itu disampaikan Karen saat ditemui di kawasan Mampang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
- Ayu Ting Ting Dicecar Ivan Gunawan Soal Gandengan Pria
- Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Dewi Perssik Minta Maaf, Aldi Taher Akui Punya Anak
Artikel Terbaru
Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
Ayu Ting Ting Dicecar Ivan Gunawan Soal Gandengan Pria
Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
Harga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out
Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
Tautan Sahabat
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi