Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Travel132 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3mdwv73d1.html
Artikel Terkait
Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
TravelSultan Al Ghannam mengalami masalah di area lututnya yang memerlukan penanganan lebih lanjut dari tim medis Al Nassr. Pemain andalan tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut agar tidak salah ditangani....
【Travel】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TravelOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
TravelMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun