Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita212 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT).
Jalur Tahfidz/Qiro'atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro'atul Kutub. Sementara itu, Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa berprestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (Kota/Kabupaten). Jalur Disabilitas dirancang khusus bagi penyandang disabilitas dengan potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, mengedepankan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan aksesibilitas selama seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama menargetkan calon mahasiswa berkomitmen pada nilai-nilai toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring individu yang mampu berkontribusi memperkuat kehidupan beragama inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman rahmatan lil 'alamin di lingkungan akademik. Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa, baik dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3iq9dftc2.html
Artikel Terkait
Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
BeritaFinal Arsenal melawan PSG di Liga Champions tinggal dua pekan lagi, dan kedua tim sudah memulai persiapan sejak sekarang. Latihan khusus digelar untuk mengantisipasi ancaman lawan, dengan harapan masing-masing bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya di laga bersejarah tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
BeritaMike Tyson, sapi milik Kenny, peternak asal Karang Harapan, terpilih menjadi sapi kurban untuk Presiden RI. Hal itu disampaikan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tarakan, Paulus, saat diwawancarai TribunKaltara....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWarung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
BeritaPurwanto selaku pihak terkait menyatakan akan mengecek terlebih dahulu viralnya tarif AC sebesar Rp3. 000 per orang yang dibebankan kepada pembeli di sebuah warung makan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Jurnalis WNI Diculik di Israel, Ibu Dapat Kabar Anak Dicegat IDF
- Jateng-Jatim Waspada Hujan Sangat Lebat Kamis 21 Mei 2026
- Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
- Warga Banjar Bacok Ayah dan Tetangga, 1 Tewas
- Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
- Bus Hantam Warkop Banyumas, Sopir dan Pemilik Warung Tewas
- Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD