Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Otomotif766 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3gv8nstdl.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
OtomotifLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaHelita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
OtomotifHelita, sistem kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menerima ribuan pesan secara cepat, masih menghadapi tantangan dalam penyelesaian masalah masyarakat di lapangan karena sepenuhnya bergantung pada koordinasi dan respons teknis dari instansi terkait. TB Asep Nurdin mengungkapkan pada Kamis (14/5/2026) bahwa proses penyelesaian laporan warga memerlukan penguatan pada jalur birokrasi internal, di mana Helita sudah menjadi pintu utama penerima kebutuhan warga namun penyelesaian laporan sangat bergantung pada kesiapan proses tindak lanjut di tingkat instansi atau OPD, integrasi sistem, serta standar pelayanan internal....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPolisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
OtomotifPolda Metro Jaya memindahkan 321 warga negara asing (WNA) yang diamankan dalam penggerebekan dugaan perjudian online terorganisir di Jakarta. Pemindahan ini merupakan langkah tindak lanjut khususnya pemeriksaan keimigrasian para WNA tersebut, yang nantinya akan dibagi ke tiga tempat berbeda....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Polda Metro Bongkar Jaringan Narkotika dari Lapas, Sita Ekstasi
- Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
Artikel Terbaru
Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
Ibadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
Tautan Sahabat
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta