Lokasi: Hiburan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hiburan5496 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3edw0jjqq.html
Artikel Terkait
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
HiburanLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaLong Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
HiburanMonumen Nasional (Monas) masih menjadi destinasi favorit wisatawan saat mengisi libur long weekend di Jakarta. Pantauan wartawan Tribunnews....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
HiburanPramono Anung mengungkapkan Gini Ratio atau ketimpangan kaya-miskin di Jakarta masih tinggi karena hampir semua orang kaya di Indonesia tercatat membayar pajak di ibu kota. Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di Plaza Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026)....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
- Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan
Artikel Terbaru
Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
Tautan Sahabat
- Anggota TNI-Polri Aktif Dilarang Jadi Komisioner Komnas HAM
- Pengamanan Parlemen Diperketat Jelang Kedatangan Prabowo
- Kapal Global Sumud Dibajak Israel, HFI Desak Pembebasan Sandera
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
- Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
- Gus Falah: Legalisasi Tambang Rakyat Tekan PETI
- BNI dan PBSI Sukses Antarkan Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- Wakil Ketua DPR Ingatkan Homeless Media Patuhi Kode Etik
- Kunjungan Wakil Ketua DPR ke BEI Jadi Sinyal Sikap Negara