Lokasi: Berita >>
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Berita41 Dilihat
RingkasanSebanyak 5. 400....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3cpu1ybzk.html
Artikel Terkait
Thalita/Dhinda Raih Kemenangan Perdana Thailand Open 2026
BeritaDua pebulutangkis muda Indonesia, Thalita dan Dhinda, sukses meraih kemenangan di babak kualifikasi Thailand Open 2026 yang berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, menjaga peluang mereka untuk menembus babak utama 32 besar. Thalita menjadi yang pertama memastikan kemenangan setelah mengalahkan wakil Myanmar, Thet Htar Thuzar, melalui pertarungan dua gim dengan skor 21-18 dan 21-14 dalam waktu 32 menit....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTrump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
BeritaPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku menerima permintaan dari para pemimpin untuk menghentikan rencana serangan skala besar terhadap Iran. Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa (19/5/2026) dini hari waktu Indonesia, Trump menyebut bahwa dirinya diberi tahu adanya kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak....
【Berita】
Baca SelengkapnyaXi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
BeritaPresiden AS Donald Trump bersama sejumlah pejabat teras Amerika Serikat dan belasan pengusaha kakap menghadiri jamuan kenegaraan di Balai Agung Rakyat, Beijing. Menurut CNN, makanan yang disajikan kepada Trump sebagai tamu negara sangat istimewa dan disesuaikan dengan seleranya yang terkenal pilih-pilih....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
Artikel Terbaru
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Tautan Sahabat
- Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan
- BMKG Prediksi Jakarta Berawan, Bogor Hujan Rabu
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
- Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
- Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen
- Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga