Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga883 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2utm8ewjg.html
Artikel Terkait
2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
OlahragaSir Alex Ferguson menyumbangkan 5 trofi juara dalam kariernya. Arsenal sementara memimpin perburuan gelar juara dengan raihan 79 poin, unggul dua angka atas pesaing terdekat....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
OlahragaPimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) berinisial JYD ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap santri di Kabupaten Ponorogo. Polres Ponorogo menetapkan status tersangka setelah mengantongi dua alat bukti dan pengakuan korban serta pelaku....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPlafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
OlahragaGedung Abirama di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang berlokasi di Jalan Kragan-Rembang-Surabaya atau Jalur Pantura mengalami ambruknya plafon untuk kedua kalinya pada Kamis (14/5/2026) lalu. Gedung serbaguna yang dibangun dengan total anggaran Rp15,3 miliar dari APBD tahun 2022-2023 ini pertama kali mengalami kerusakan serupa pada Januari 2026....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
Tautan Sahabat
- Skuad Timnas Jerman Piala Dunia 2026: Neuer dan Duo Muda
- Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
- Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Barcelona Incar Marcus Rashford dan Joao Cancelo
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann