Lokasi: Pendidikan >>
TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
Pendidikan3 Dilihat
RingkasanTKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GLADI-BERSIH-TKA-1.jpg)
TKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, hasil TKA akan melalui proses pengolahan data dan verifikasi pada 18–23 Mei 2026, sebelum akhirnya diumumkan secara serentak pada 24 Mei 2026.
Tujuan utama dari TKA adalah untuk memperkuat sistem penilaian pendidikan yang lebih objektif dan terstandar secara nasional. Selama ini, penilaian di sekolah cenderung memiliki variasi antar daerah dan satuan pendidikan, sehingga diperlukan instrumen tambahan yang dapat memberikan gambaran lebih adil dan terukur. TKA hadir bukan untuk menggantikan penilaian sekolah, melainkan untuk melengkapinya sebagai bagian dari ekosistem evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif.
Siswa yang merasa siap dapat mengikutinya, sementara yang tidak mengikuti tidak akan mendapatkan sanksi atau hambatan dalam kelulusan. Namun, hasil TKA memiliki nilai strategis karena dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan, termasuk jalur prestasi, serta berbagai proses seleksi akademik lainnya. Karena itu, keputusan untuk mengikuti TKA tetap perlu dipertimbangkan dengan matang sebagai bagian dari investasi akademik jangka panjang. Dalam praktiknya, TKA dirancang sebagai asesmen berbasis komputer yang menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2nyljn3zq.html
Sebelumnya: Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
Berikutnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Artikel Terkait
Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
PendidikanIka Kumyka, seorang manajer toko buku di Jakarta, menjalani ritual mendengarkan musik setiap hari melalui layanan digital. “Sehari-hari pasti mendengarkan musik lewat digital platform karena aku bekerja naik kendaraan umum dan selalu mendengarkan musik saat pergi dan pulang kerja,” ungkap Ika....
Baca SelengkapnyaMentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
PendidikanMenteri Pertanian Australia Julie Collins menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan pasokan pupuk di tengah tantangan geopolitik global. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Indonesia Amran Sulaiman dalam sambungan telepon dengan Collins, yang dikutip dalam keterangan resmi pada Minggu (17/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKoperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
PendidikanPemerintah terus mendorong koperasi Indonesia untuk memperluas akses pasar global melalui kegiatan business matching dengan Korea Selatan. Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM RI, Henra Saragih, menyatakan hal tersebut dalam acara business matching antara Koperasi Konsumen Kana dengan sejumlah calon mitra bisnis dan importir asal Korea Selatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
Artikel Terbaru
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Tautan Sahabat
- Noel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila
- KSAD Bantah Perintahkan Bubarkan Nobar Film Pesta Babi
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Bluray Terungkap
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- RSCM Kirim Andrie Yunus ke India Ditangani Profesor
- Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
- Megawati dan Cak Imin Absen di Sidang Prabowo
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik