Lokasi: Hikmah >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Hikmah31 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2lw09tebk.html
Artikel Terkait
Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
HikmahGencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan yang langgeng. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS sejak 13 April 2026, dan AS telah memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaTelkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
HikmahPT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun pada tahun 2025. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) konsolidasi perseroan mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
HikmahSubsektor manufaktur dengan ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor dan energi mengalami tekanan paling besar akibat kenaikan harga komoditas global dan pelemahan rupiah. Shinta menyampaikan hal tersebut kepada Tribunnews....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
Tautan Sahabat
- Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
- Ratu Meta Sindir Janji Manis di Lagu Baru
- Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
- Fitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita