Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
Kuliner6184 Dilihat
RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sman-9-bandung-ujian-usbn-dengan-teknologi-smart-router_20190319_130503.jpg)
Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.
Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.
Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2kvissebw.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
KulinerKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
KulinerPresiden Iran menyatakan kesiapan untuk membuka front baru dan menggunakan peralatan serta metode baru jika musuh kembali melancarkan agresi terhadap negaranya. "Jika musuh cukup gegabah untuk kembali melancarkan agresi terhadap negara kami, kami akan membuka front baru melawan mereka dan menggunakan peralatan serta metode baru," ujarnya pada Selasa (19/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaSiklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
KulinerDonald Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Pasukan Zionis Israel Lelah Hadapi Operasi Hizbullah
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
Artikel Terbaru
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu
Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
Iran Ancam Tutup Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor
Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
9 WNI Relawan GSF Bebas, Menuju Turki
Tautan Sahabat
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
- Jurnalis WNI Diculik di Israel, Ibu Dapat Kabar Anak Dicegat IDF
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Prakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
- UMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
- Waspada Hujan Petir di Pamekasan, Sabtu 23 Mei 2026