Lokasi: Properti >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Properti59 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2ezw0eb99.html
Artikel Terkait
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
PropertiMenteri Keamanan Jepang Sanae Takaichi dikritik keras oleh jurnalis Shuhei Furutachi atas keputusannya memilih mengunjungi Australia dan Vietnam selama liburan Golden Week. Furutachi secara khusus menyoroti fakta bahwa Indonesia resmi bergabung dengan kelompok BRICS pada Januari 2025, bersama negara-negara besar seperti Rusia, China, dan Afrika Selatan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaAktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
PropertiAndrie Yunus baru saja menjalani serangkaian operasi besar untuk memulihkan luka bakar akibat zat kimia. Jane Rosalina Rumpia dari KontraS yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengungkapkan korban melewati prosedur operasi pada bagian wajah hingga bibir....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIbadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
PropertiElio (23) bersama tiga rekan kerjanya, Rey, Aci, dan Maulida, datang ke gereja untuk beribadah. Keempatnya bekerja di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Atlet Muda Dinov Siap Berlaga di YOG Dakar 2026
- 3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
Artikel Terbaru
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Tautan Sahabat
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?