Lokasi: Kesehatan >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Kesehatan59 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi

    Kesehatan

    Kapolda Papua, Irjen Pol Petrus Renwarin, mengungkapkan bahwa konflik antarkelompok di wilayah pegunungan dipicu oleh lemahnya komunikasi dan koordinasi pemerintahan saat itu. Renwarin menjelaskan, persoalan tersebut berlarut-larut hingga memicu ketegangan antarkelompok karena penanganannya tidak berjalan optimal pada saat kejadian awal berlangsung....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya
  • BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen

    Kesehatan

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan kinerja konsolidasi positif hingga April 2026. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional, berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,45 triliun atau meningkat 43,84 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,01 triliun....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya
  • QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian

    Kesehatan

    Pedagang kaki lima Sunarsih (55) di Depok kini menyodorkan papan QR Code ke pelanggan, bukan lagi tumpukan uang kertas lusuh atau koin kembalian di meja kasirnya. Sebagai pedagang yang sudah malang melintang selama 20 tahun di dunia kuliner—mulai dari berjualan sayur keliling hingga memiliki warung—Sunarsih awalnya ragu menggunakan teknologi pembayaran digital karena menganggapnya ribet dan transaksi sah hanya ketika uang tunai berpindah tangan....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya