Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi21536 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2chsti034.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
TeknologiLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
TeknologiDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
TeknologiWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anrez Adelio Akui Sulit Hubungi Friceilda Usai Melahirkan
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Tautan Sahabat
- Pimpinan Komisi III Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Indonesia Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Geopolitik Energi
- Menlu Singapura Puji Indonesia Sebagai Negara Adidaya Energi
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
- Bamsoet Soroti Ekonomi dan Hilirisasi di KEM-PPKF 2027
- KPK Cecar Belasan Pejabat Tulungagung soal E-Katalog Bupati
- Daniel Johan Peringatkan PP Ekspor Satu Pintu Tak Jadi Rente
- IDAI Buka Suara soal Susu Formula untuk BGN