Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Bisnis935 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/28euh76ac.html
Artikel Terkait
iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
BisnisCNET merilis hasil pengujian terbaru pada 14 Mei 2026 yang melibatkan 33 smartphone dari merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, dan OnePlus. Semua perangkat diuji dalam kondisi baterai di bawah 10 persen sebelum proses pengisian dimulai....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAmna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
BisnisAmna mengaku mulai mengenal dunia balap karena ingin dekat dengan sang ayah yang juga seorang pebalap. "Saya mulai cukup terlambat, pada usia 14 tahun....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaLeo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
BisnisFinal Thailand Open 2026 menghadirkan banyak kejutan dengan lahirnya juara baru di beberapa sektor, dan Denmark berhasil menjadi juara umum berkat dua gelar dari Anders Antonsen (tunggal putra) serta Mathias Christiansen/Alexandra Boje (ganda campuran). Satu-satunya wakil Indonesia di final, Leo/Daniel yang baru saja rujuk, sukses mengunci gelar juara....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
- Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
Artikel Terbaru
Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
Tautan Sahabat
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa