Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Kesehatan9675 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/261cryuoa.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca Selengkapnya8 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Dibunuh OPM
KesehatanWirya mengonfirmasi delapan korban tewas merupakan warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di kawasan tersebut. "Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok," ujarnya....
Baca SelengkapnyaListrik Padam Massal di Sumatera, Ini Daftar Wilayah Terdampak
KesehatanGangguan sistem kelistrikan menyebabkan sebagian besar wilayah Sumatera mengalami pemadaman total atau blackout secara bersamaan pada Selasa malam. Berdasarkan informasi awal dari PLN, gangguan terjadi pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Sumatera Bagian Tengah sekitar pukul 18....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Marinus Gea Minta Kanwil HAM Banten Lindungi Buruh
- Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
- Spanduk Minta Maaf dan Bendera Setengah Tiang di UGM Hilang
Artikel Terbaru
Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Tautan Sahabat
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista