Lokasi: Travel >>

Indonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global, Kadin: Acuan Ekonomi Dunia

Travel3296 Dilihat

RingkasanIndonesia baru saja membuktikan adanya dimensi lain yang luput dari kalkulasi global melalui Global Flourishing Study. Studi yang disusun peneliti dari Harvard University dan University of Navarra ini menempatkan Indonesia di urutan teratas negara paling sejahtera di dunia berdasarkan indeks human flourishing....

Indonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global,<strong></strong> Kadin: Acuan Ekonomi Dunia

Indonesia baru saja membuktikan adanya dimensi lain yang luput dari kalkulasi global melalui Global Flourishing Study. Studi yang disusun peneliti dari Harvard University dan University of Navarra ini menempatkan Indonesia di urutan teratas negara paling sejahtera di dunia berdasarkan indeks human flourishing. Konsep ini mengukur kesejahteraan manusia melampaui indikator ekonomi, mencakup kebahagiaan, kepuasan hidup, makna hidup, rasa syukur, harapan, kedermawanan, kualitas hubungan, ikatan sosial, kepercayaan, kesehatan fisik, dan partisipasi masyarakat.

Temuan ini melahirkan langkah konkret melalui peluncuran Indonesia–Australia Human Flourishing Center oleh Universitas Gadjah Mada dan Australian Catholic University. Pusat riset ini menjadi kolaborasi strategis dalam bidang riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat dengan Indonesia sebagai titik pusat kajian kesejahteraan manusia global. Peluncuran tersebut mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Hubungan Luar Negeri sekaligus CEO PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami), Bernardino Moningka Vega, menilai capaian ini sebagai cerminan kekuatan yang belum diadopsi dalam percakapan ekonomi dunia.

Bernardino menegaskan temuan ini menunjukkan potensi Indonesia dalam mengembangkan paradigma pembangunan ekonomi global yang berpusat pada manusia. Nilai-nilai seperti Bhinneka Tunggal Ika dan semangat gotong royong merupakan modal sosial yang membuat Indonesia mendapat pengakuan dari komunitas riset global. Ia menekankan di era teknologi dan kecerdasan buatan (AI), perkembangan teknologi perlu tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas. “Bagi dunia bisnis, pertanyaan kunci dalam konteks keadilan untuk kesejahteraan adalah bagaimana menanamkan nilai gotong royong dalam ekonomi digital, memastikan AI mendorong pertumbuhan yang inklusif, terpercaya, dan merata,” imbuhnya. Global Flourishing Study menjadi bukti kearifan lokal masyarakat Indonesia berpotensi menjadi acuan dunia internasional dalam membangun pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan pemaknaan hidup manusia.

Tags:

Artikel Terkait