Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Properti957 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/247uhfvoe.html
Artikel Terkait
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
PropertiQubil AJ mengaku belum pernah naik haji meski sudah menjadi brand ambassador banyak travel umroh. "Jujur saya sampai sekarang belum pernah naik haji....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
PropertiBMKG memprediksi lima kecamatan di Kabupaten Banyumas akan diguyur hujan ringan pada hari ini. Kelima kecamatan tersebut meliputi Gumelar, Pekuncen, Sumbang, Baturraden, dan Kedungbanteng....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
PropertiBMKG memprediksi sejumlah wilayah di Papua Barat seperti Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, hingga Fakfak didominasi cuaca berawan dan hujan ringan pada beberapa waktu dalam sehari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pengguna transportasi darat dan laut....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
- Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
Artikel Terbaru
Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
Atap Sekolah Ambruk di Sragen, Siswa Luka-luka
BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
Tautan Sahabat
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Berlayar di Siprus
- WNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- Pemberi Suap Ombudsman Dijemput Paksa Kaget Ditangkap
- Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
- Kejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist