Lokasi: Kesehatan >>

Purbaya Siap Jalankan Arahan Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Kesehatan6568 Dilihat

RingkasanPresiden Prabowo Subianto memerintahkan pencopotan pejabat Bea Cukai yang kinerjanya tidak sesuai dalam pidato di Rapat Paripurna DPR membahas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) APBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang akrab disapa Purbaya menyatakan siap menjalankan perintah tersebut....

Purbaya Siap Jalankan Arahan Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencopotan pejabat Bea Cukai yang kinerjanya tidak sesuai dalam pidato di Rapat Paripurna DPR membahas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF)APBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang akrab disapa Purbaya menyatakan siap menjalankan perintah tersebut. "Tadi (disampaikan Presiden) kalau kerjanya nggak bener, suruh copot aja. Kalau itu perintah, saya akan kerjakan, saya nggak bisa kalau nggak ada perintah," kata Purbaya usai jumpa pers KEM PPKF.

Purbaya mengaku akan menelaah terlebih dahulu kinerja pejabat Bea Cukai yang dimaksud sebelum mengambil tindakan. Saat disinggung awak media mengenai evaluasi kinerja selama ini, Purbaya enggan berbicara lebih jauh dan hanya tertawa sambil meninggalkan lokasi. "Saya akan cek dulu ya, hahaha...," ucap Purbaya. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan meminta perbaikan segera dilakukan. "Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali bea cukai kita harus diperbaiki," kata Presiden.

Presiden Prabowo secara tegas meminta Purbaya untuk memecat Dirjen Bea Cukai jika tidak mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi. "Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu, segera diganti," tegas Presiden. Prabowo menekankan bahwa rakyat Indonesia menuntut pemerintah bekerja dengan cepat dan tidak santai. "Bangsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engke wae, kita harus jadi pemerintah yang didorong oleh engke kumaha bukan kumaha engke," ujar Prabowo. Presiden juga menginstruksikan semua institusi untuk bekerja dengan baik, menghilangkan praktik pelanggaran, dan menindak tegas para pelanggar.

Tags:

Artikel Terkait