Lokasi: Kesehatan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Kesehatan9727 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2452dhsjw.html
Artikel Terkait
Jateng-Jatim Waspada Hujan Sangat Lebat Kamis 21 Mei 2026
KesehatanBMKG memprakirakan sejumlah daerah berpotensi hujan sangat lebat pada Kamis (21/5/2026). Jawa Tengah dan Jawa Timur berpotensi hujan sangat lebat, sementara Maluku berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang....
Baca SelengkapnyaKode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
KesehatanPara pemain Mobile Legends berkesempatan mendapatkan berbagai item menarik, seperti skin packs, moonstones, trial cards, magic dust, dan skin fragments. Sebelum mengklaim, pemain harus memperhatikan batas waktu dan jumlah pemain yang tersedia....
Baca SelengkapnyaInstagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
KesehatanInstagram mengubah tampilan aplikasi iPad agar lebih mirip dengan pengalaman penggunaan di iPhone, setelah desain sebelumnya yang menonjolkan konten Reels mendapat respons negatif dari sebagian pengguna. Informasi tersebut dilaporkan oleh 9to5Mac dalam artikel yang dipublikasikan pada 8 Mei 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Brandon Salim Nikmati Syuting Film Sekawan Limo 2
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
Survei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna
20 Link Twibbon Hari Reformasi 21 Mei 2026 dan Cara Unggah
Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
Tautan Sahabat
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah