Lokasi: Berita >>

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna

Berita7844 Dilihat

RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI,<strong></strong> Bukan Jadi Pengguna

International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.

Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Brandon Salim Nikmati Syuting Film Sekawan Limo 2

    Berita

    Brandon Salim mengungkapkan proses syuting film terbarunya menjadi momen reuni sekaligus pelepas rindu dengan para sahabat dari semesta Yowis Ben. Aktor tersebut mengaku sempat dibuat penasaran saat mendapat telepon dari sutradara Bayu Skak yang justru memberikan jawaban tak biasa alih-alih langsung memberi gambaran peran atau naskah....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

    Berita

    Okta menyampaikan penyampaian KEM-PPKF secara langsung di tengah ketidakpastian global dan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, di mana Presiden Okta menyoroti berbagai target ekonomi yang dipaparkan. "Kita melihat adanya keberanian pemerintah untuk melakukan pembenahan besar demi menjaga kedaulatan ekonomi bangsa," ujar anggota Komisi I ini....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Kemenperin Libatkan Peritel Buka Akses Pasar IKM Lokal

    Berita

    Kementerian Perindustrian memperkuat daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) nasional melalui perluasan akses pasar dan penguatan kemitraan dengan sektor ritel modern. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ditjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR....

    Berita

    Baca Selengkapnya