Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Pendidikan8343 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1vimnjk2f.html
Artikel Terkait
Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
PendidikanTim penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres menggeledah pondok pesantren dan menyita sejumlah barang bukti terkait dugaan tindak pidana asusila. AKP Imam Mujali menyatakan petugas menyisir beberapa ruangan di lingkungan ponpes dan mengamankan kasur dari kamar tersangka, dokumen perizinan pondok pesantren, serta tisu yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut....
Baca SelengkapnyaUsia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
PendidikanUsia pesawat sering menjadi tolak ukur masyarakat dalam menilai tingkat keselamatan penerbangan, namun dalam industri aviasi, usia kalender pesawat bukanlah faktor utama yang menentukan keandalan maupun keselamatannya. Faktor yang jauh lebih penting adalah kelaikudaraan (airworthiness), yaitu kondisi pesawat yang dipastikan tetap aman untuk dioperasikan melalui standar perawatan yang ketat dan berkelanjutan....
Baca SelengkapnyaJasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
PendidikanPT Jasa Raharja meluncurkan fitur Lapor Laka di aplikasi JRKU yang memungkinkan masyarakat dan komunitas driver online melaporkan kecelakaan lalu lintas secara real-time untuk mempercepat penanganan korban di lapangan. Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan kehadiran fitur ini menjadi langkah perusahaan untuk tidak hanya berperan sebagai pemberi santunan, tetapi juga sebagai pihak yang aktif dalam perlindungan masyarakat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- Tasya Farasya Cari Pasangan Tak Toxic Usai Cerai
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
Artikel Terbaru
Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
BRIN Dorong Material Bangunan Ramah Lingkungan
Tautan Sahabat
- Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa