Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kesehatan6 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1oemsfebc.html
Artikel Terkait
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
KesehatanAmerika Serikat mengajukan syarat kontroversial yang dinilai sebagai upaya Washington untuk membatasi kemampuan nuklir Iran. Presiden AS Donald Trump menegaskan dirinya tidak akan mempertimbangkan proposal apapun dari Teheran jika tidak sesuai dengan keinginannya....
Baca SelengkapnyaLBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
KesehatanFadhil menegaskan bahwa warga yang diduga melakukan tindak pidana tetap harus dipandang sebagai subjek hukum yang memiliki hak konstitusional dan hak asasi manusia, termasuk hak atas proses hukum yang adil. "Dalam negara hukum yang demokratis, kepolisian bukan institusi perang....
Baca SelengkapnyaToyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
KesehatanSebuah kendaraan terbakar di jalan tol arah Jakarta setelah tiba-tiba mengeluarkan asap dan api dari bagian kap mesin. Kompol Jajuli menyatakan peristiwa itu terjadi saat kendaraan melaju di lajur dua dari arah Bogor....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
- BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
Artikel Terbaru
Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
Tautan Sahabat
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
- Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG