Lokasi: Berita >>

Prabowo Berterima Kasih ke PDIP yang Rela Jadi Oposisi

Berita8267 Dilihat

RingkasanPresiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato langsung mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026). Dalam pidatonya, Presiden mengakui bahwa tidak semua partai politik merupakan bagian dari pemerintahannya, namun ia menghormati dan menghargai perbedaan tersebut....

Prabowo Berterima Kasih ke PDIP yang Rela Jadi Oposisi

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato langsung mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026). Dalam pidatonya, Presiden mengakui bahwa tidak semua partai politik merupakan bagian dari pemerintahannya, namun ia menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. Prabowo mengucapkan terima kasih kepada partai-partai yang dipimpinnya, seraya mengungkapkan keinginannya agar semua partai politik bergabung dalam pemerintahan untuk bergotong royong membangun bangsa.

Meskipun demikian, Presiden menilai bahwa menyatukan seluruh partai dalam satu pemerintahan bukanlah langkah yang baik karena akan menghilangkan fungsi pengawasan dan kritik. "Memang maunya saya itu gotong royong. Kalau semua partai di pemerintah alangkah manisnya untuk saya. Tapi mungkin tidak baik. Setiap pemimpin harus mau dikritik. Setiap eksekutif harus diawasi," tegasnya. Prabowo menekankan pentingnya mekanisme check and balances dalam sistem demokrasi.

Presiden juga mengakui bahwa kritikan dari para politisi terkadang membuatnya merasa pilu di malam hari sebelum tidur. Namun, ia meyakini bahwa kritikan tersebut dilontarkan dengan dasar yang kuat dan bertujuan untuk perbaikan. "Terima kasih atas pengawasan saudara," ujarnya. Prabowo mengutip pepatah bahwa meskipun kritik atau peringatan tidak disukai, tujuannya adalah untuk menyelamatkan kita semua.

Tags:

Artikel Terkait