Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kesehatan594 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/10f8uv8hd.html
Artikel Terkait
Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
KesehatanManchester United semakin serius mengejar gelandang Atalanta, Ederson, sebagai prioritas utama memperkuat sektor tengah setelah Casemiro enggan memperpanjang kontrak dan akan hengkang setelah musim 2025/2026 berakhir. Kepergian pemain berusia 34 tahun itu diyakini meninggalkan lubang besar di lini tengah Setan Merah....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
KesehatanBMKG merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Pulau Bali pada periode Jumat, 15 Mei 2026 pukul 08. 00 WITA hingga Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08....
Baca SelengkapnyaMahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
KesehatanKomisi Nasional Perempuan mencatat 376. 529 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025 atau naik 14,07 persen dari tahun sebelumnya berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) yang dirilis Kompas....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Konten TikTok Hoho Alkaf Picu Pembakaran Mobil Kades
- 2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
Artikel Terbaru
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Aktivis Herman Budianto Ditangkap Israel, Minta Bantuan Pemerintah
Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
Tautan Sahabat
- Guru Besar IPB: Kawasan Hutan Wajib Dibuktikan Peta Tata Batas
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- SPMB 2026-2027: Empat Jalur Penerimaan, Sekolah Swasta Terlibat
- TAUD Minta Sidang Nyatakan Pelimpahan Andrie ke POM TNI Tak Sah
- Luka Andrie Yunus Lebih Parah dari Dugaan Dokter RSCM
- Purnomo Yusgiantoro Ajak Alumni Lemhannas Solid Hadapi Tantangan
- Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
- Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
- Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
- Dirut Terra Drone Divonis 1,4 Tahun Penjara