Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Kesehatan6 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0wc5folcs.html
Artikel Terkait
Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
KesehatanApple menghadirkan fitur wallpaper spatial 3D bernama "Spatial Scenes" pada iOS 26 yang membuat tampilan layar terasa lebih hidup. 9to5Mac melaporkan pada 8 Mei 2026 bahwa fitur baru ini sudah tersedia sejak versi awal sistem operasi tersebut....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
KesehatanCuaca ekstrem melanda sebagian besar wilayah Papua Barat pada hari ini, Selasa (21/1/2025). BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan, terutama nelayan, pengendara, dan warga di wilayah pesisir maupun pegunungan....
Baca SelengkapnyaAHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
KesehatanAHY menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Agung dalam sambutannya, menilai perjalanan politik dari bawah hingga menjadi Ketua DPD Demokrat Riau dan Wali Kota Pekanbaru sebagai bukti kepercayaan masyarakat dan partai. "Jika hari ini Bung Agung kembali didaulat menjadi Ketua DPD Demokrat Riau, saya tentu senang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
Artikel Terbaru
Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
Atap Sekolah Ambruk di Sragen, Siswa Luka-luka
Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
Tautan Sahabat
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot