Lokasi: Olahraga >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Olahraga438 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0dwwmear1.html
Artikel Terkait
Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
OlahragaIbam, mantan Konsultan Teknologi Kemdikbudristek, menjalani sidang penentuan nasib pada Selasa (12/5/2026) siang di ruang pengadilan yang penuh sesak. Mengenakan kemeja batik lengan panjang biru tua, Ibam duduk didampingi istrinya sambil sesekali memejamkan mata dan menggenggam erat buku catatan, menunggu sidang yang tertunda lebih dari 30 menit....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPeringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
OlahragaHari Buku Nasional (Harbuknas) diperingati setiap tanggal 17 Mei di Indonesia, bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 1980. Peringatan tahunan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 2002 oleh Abdul Malik Fadjar, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan di era Kabinet Gotong Royong....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaJokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
OlahragaFreddy mendapatkan informasi tersebut langsung dari pertemuan antara Ketua Umum partai. Selain rencana keliling Indonesia, Presiden Jokowi juga akan mengadakan pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali dengan para relawannya....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
- Pemantauan Hilal Zulhijah 1447 H di 88 Titik, Sidang Isbat 17 Mei
- KPK Dalami Aliran Dana Bea Cukai dari Heri Black
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
Artikel Terbaru
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
Tautan Sahabat
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk