Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kesehatan275 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/09v4668rl.html
Artikel Terkait
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
KesehatanSeluruh wilayah Provinsi Sementara terpantau mengalami cuaca ekstrem berdasarkan data resmi dari bmkg. go....
Baca SelengkapnyaAKP Bachtiar Usulkan Hasil Tes DNA Jadi Alat Bukti Mandiri
KesehatanBachtiar menyoroti ketiadaan aturan khusus yang mengatur kedudukan hasil tes DNA dalam sistem peradilan Indonesia. Dalam disertasinya berjudul “Formulasi Pembuktian Berbasis DNA”, ia mengungkapkan bahwa kondisi ini menimbulkan ketidakpastian hukum pada tahap penyidikan dan persidangan....
Baca SelengkapnyaWakil Ketua DPR Ingatkan Homeless Media Patuhi Kode Etik
KesehatanPolitikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyoroti pentingnya batasan yang jelas bagi para pegiat homeless yang mengandalkan kerja jarak jauh, kolaborasi lintas kota atau negara, pendanaan komunitas, hibah, crowdfunding, hingga berbagai sumber dana lainnya. Ia menegaskan jangan sampai praktik ini tumbuh subur dan dijadikan alat oleh sekelompok orang yang memiliki misi tertentu....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Jaksa Agung Minta Barang Sitaan Segera Dilelang
- WNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- 9 WNI Bebas dari Israel, Menuju Istanbul dan Pulang
Artikel Terbaru
Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
Anggota BPH Migas Diduga Calo Perusahaan saat ke Brunei Tanpa Izin
MUI dan Muhammadiyah Kecam Penangkapan Aktivis Israel
Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
Indang Maryati Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar
Tautan Sahabat
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks