Lokasi: Kesehatan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Kesehatan12717 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/09kt5wi16.html
Artikel Terkait
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
KesehatanToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
Baca SelengkapnyaPanduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
KesehatanFaktor pemakaian, kondisi jalan, dan beban muatan membuat tapak ban kendaraan cepat aus sehingga ban secara berkala harus dirotasi. Hal ini berlaku untuk mobil front wheel drive (FWD) maupun rear wheel drive (RWD)....
Baca SelengkapnyaWuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
KesehatanWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Artikel Terbaru
Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Tautan Sahabat
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
- Maki Otsuki Tampil di Marapthon, Reza Arap Menangis
- Dede Sunandar Bongkar Kedekatan Karen dengan Teman Game
- Kuasa Hukum Ungkap Ritual Pesugihan Gunung Kawi Seret Sarwendah
- Bang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- Nikita Mirzani Kejang, Dokter Oky Ungkap Kondisi Sahabat
- Brandon Salim Nikmati Syuting Film Sekawan Limo 2
- Ibu Bastian Steel Menangis, Sitha Marino Ingin Tinggal Berdua
- Polisi Buka Suara soal Ansy Jan De Vries Dibegal