Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Berita32992 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/080s2siys.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
BeritaLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
BeritaPresiden menyerahkan enam unit pesawat tempur MRCA kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono guna memperkuat pertahanan negara. "Saya kira itu intinya, ya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
BeritaKetiadaan label warna dan simbol informasi kandungan gula pada kemasan makanan dan minuman membuat konsumen kesulitan mendapatkan gambaran luas tentang produk yang dijual. Hal ini disampaikan oleh Guntur dalam sidang uji materi Undang-Undang di Mahkamah Konstitusi (MK)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
- Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
Artikel Terbaru
Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
Jokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
20 Mei 2026 Hari Kebangkitan Nasional Indonesia
Tautan Sahabat
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran