Lokasi: Gaya Hidup >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Gaya Hidup82 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/072d8hrdm.html
Artikel Terkait
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Gaya HidupWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
Baca SelengkapnyaNiko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
Gaya HidupKetua DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Niko, menekankan seluruh pengurus di tingkat kelurahan (ranting) untuk senantiasa hadir dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga sekitar. Niko menegaskan bahwa jabatan dan amanah yang diberikan partai harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab....
Baca SelengkapnyaIbadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
Gaya HidupElio (23) bersama tiga rekan kerjanya, Rey, Aci, dan Maulida, datang ke gereja untuk beribadah. Keempatnya bekerja di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
- ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
Artikel Terbaru
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan
Tautan Sahabat
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- 9 WNI Ditangkap Israel Tiba di Turki, Sempat Disetrum
- Iran Perluas Blokade Selat Hormuz ke Perairan UEA
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Isu Prabowo Mundur Jadi Taruhan di Polymarket
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Parlemen Israel Dorong Pembubaran Knesset, Pemilu Dini
- Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel