Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup995 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/04ps4mgug.html
Artikel Terkait
Thomas Christiansen Bawa Panama ke Piala Dunia 2026
Gaya HidupPiala Dunia 2026 yang digelar perdana di tiga negara berbeda menjadi momen bersejarah, namun Panama masih menyimpan kenangan pahit dari debut mereka di Piala Dunia 2018. Saat itu, Panama tergabung di Grup G bersama Belgia yang tengah melahirkan generasi emas, Inggris, dan Tunisia, harus rela menjadi tumbal dengan tiga kekalahan beruntun dan langsung tersingkir di babak penyisihan....
Baca SelengkapnyaBRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
Gaya HidupBRI kembali menggelar BRI Consumer Expo 2026 pada 22 hingga 24 Mei 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Hall A dan B, sebagai solusi keuangan terpadu dalam satu lokasi. Ajang ini dirancang sebagai one-stop financial solution yang menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan berbagai layanan finansial, gaya hidup, dan investasi secara praktis dan terintegrasi....
Baca SelengkapnyaDarmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
Gaya HidupAnggota Komisi VI DPR RI, Darmadi, menyoroti minimnya transparansi platform e-commerce sebagai persoalan utama dalam ekosistem perdagangan digital nasional saat ini. Hal itu disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Praktik E-Commerce antara Persaingan Sehat atau Dominasi Platform” yang digelar di Megawati Institute dan menghadirkan Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Gopprera Panggabean, serta komunitas seller dan pelaku usaha....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Man United Incar Valverde Manfaatkan Kerenggangan Madrid
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
Artikel Terbaru
Persija Tekuk Persik 3-1, Witan Persembahkan Gol untuk Jakmania
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
Rosan Beber Alasan WNA Australia Pimpin BUMN Ekspor
Tautan Sahabat
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Permaisuri Masako Terpikat Orangutan Kalimantan di Jepang
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Trump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- 9 WNI Relawan GSF Bebas, Menuju Turki
- Trump Tarik 5000 Pasukan dari Eropa, Kini Kirim ke Polandia
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?