Lokasi: Otomotif >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Otomotif43696 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/03vltko33.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
OtomotifLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaJokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
OtomotifLangkah mantan Wali Kota Solo, Joko Widodo, untuk kembali turun gunung menyapa masyarakat dinilai sebagai sinyal kuat kesiapannya kembali ke panggung politik nasional. Menurut pengamat politik Agung, agenda tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan strategi untuk memanaskan mesin politik relawannya secara bertahap....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaLomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
OtomotifGrup B dari SMAN 1 Sambas memperoleh tambahan 10 poin meski memberikan jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa dengan peserta lain. Pertanyaan yang dipersoalkan berkaitan dengan mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Cak Imin Laporkan 1001 Pasar Rakyat dan SMK ke Prabowo
- Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
- Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- 5 Contoh Pidato Singkat Hari Kebangkitan Nasional 2026
Artikel Terbaru
FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar GCI ke TNI AU
Novel Baswedan: Sebut Serangan Andrie Yunus Kenakalan, Apa-apaan?
Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
Tautan Sahabat
- Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi dan Fiskal di DPR Hari Ini
- Kunjungan Wakil Ketua DPR ke BEI Jadi Sinyal Sikap Negara
- Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- Sidang Isbat Idul Adha 2026: Ini Jadwal Kemenag
- Menteri HAM Kritik Tembak Begal, Polisi Diminta Lindungi Warga
- Daniel Johan Peringatkan PP Ekspor Satu Pintu Tak Jadi Rente
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi Sidang Suap Bea Cukai
- KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief soal Korupsi Haji