Lokasi: Bisnis >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Bisnis29 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/019oen0tp.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
BisnisLagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya3 Oknum TNI Terdakwa Pembunuhan Tak Mampu Bayar Rp 5,8 Miliar
BisnisMayor Chk Wasinton Marapaung dari Oditur Militer II-07 Jakarta mengajukan restitusi sebesar Rp5. 851....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMuhammad Yasin Buka Kekejaman Israel pada Jurnalis
BisnisMuhammad Yasin merasakan langsung pengalaman pahit saat ditahan di Penjara Beersheba, Israel, usai insiden Mavi Marmara pada 31 Mei 2010. Insiden tersebut terjadi ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal yang membawa aktivis pro-Palestina, mengakibatkan 10 orang tewas dan memicu kecaman internasional....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
- 9 WNI Korban Penculikan Israel Pulang dengan Bekas Luka
- Program Istana untuk Anak Sekolah Buka Akses Mahasiswa
- Prabowo: Kopdes Merah Putih Ciptakan 18 Ribu Lapangan Kerja
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Prabowo Disambut Puan di DPR Bahas Ekonomi dan Fiskal
Artikel Terbaru
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
Menlu Sugiono: 9 WNI Ditangkap Israel Bukan Penculikan
ReJO Respons Prabowo: Desa Tak Terdampak Gejolak Dolar
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
11 Terdakwa Pemerasan Kemnaker Dituntut 3-7 Tahun
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia